Tuesday, September 24, 2019

Bisnis Kopi, Sarjana Ekonomi Manajemen Atma Jaya Sukses Dengan 3 Cabang

 

Sarjana Ekonomi Manajemen Kevin Asaputra sukses dalam berbisnis kopi.

Kenapa memilih usaha kopi?

Memilih bisnis kopi, karena bisa jangka panjang. Sampai saat ini kopi memang masih menjadi primadona bagi semua kalangan dari pelajar, mahasiswa hingga orang dewasa. Coba aja perhatikan di setiap jalan perkotaan, kita pasti sesekali melihat kedai kopi atau coffee shop. Apalagi di Yogyakarta, banyak sekali yang memilih usaha kopi salah satunya adalah Kevin ini.

Kevin dulu kuliah di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, jurusan S1 Ekonomi Manajemen. Dulu sempat berjuang cari pekerjaan sesuai dengan bidang keahlian, tetapi tidak  ada yang mau menerima Kevin dengan IPK 2.8.

Sempat beli franchise/waralaba di cabang Jogja. Karena dulu Kevin sempat membuat banyak franchise, Cuma belum ada yang khusus kopi padahal passionnya dia itu lebih ke kopi. Dan akhirnya bisa kebukak juga usaha kopi janji jiwa. Dan sekarang kevin memiliki 3 cabang : Demangan, Kota Baru, Jalan Kaliurang, pertama kali buka Juli 2018 di cabang Demanga.

Dulu kevin sempat buka bengkel montor awalnya, usaha itu milik ayahnya. Namun ditengah jalan usaha itu bangkrut, karena Kevin hanya iseng saja. Tidak serius dengan usaha tersebut.

Mengenai pemasaran banyak di media sosial dan kerja sama dengan ojek online, karena jarang konsumen yang mau datang langsung untuk membeli. Pemasaran juga lewat Instagram, pasang banner juga pasang menu khusus di app ojek online. Dulu sempat sepi pengunjung, omzet sedikit, baru pertengahan tahun belakangan mulai rame.

Sekarang Kevin memiliki 28 karyawan yang tersebar di semua cabang dan bisa merai omzet 12 juta perhari. Kevin selalu memberi tahu kepada semua karyawannya untuk selalu menjaga kualitas produk dan bisa bersaing, karena konsumen senang kalau ada promo. Untuk desain interior dan tempatnya kedainya, Kevin mengatur semenarik mungkin agar banyak pembeli yang datang di kedainya.

Hubungan Kevin dengan karyawan cukup luar biasa, karena hampir setiap hari selalu ada breafing sebelum mulai bekerja. Satu bulan sekali karyawan dipanggil satu persatu untuk menyampaikan keluhan atau masukan untuk kedainya.

0 comments:

Post a Comment